Nasihat Untuk Para Santri Pesantren Intan Ilmu

Pemberi Nasihat: Ust. Dr. Firanda Andirja hafizhahullah

1. Dalam kehidupan dunia ini tidak selalu menyenangkan
2. Kebiasaan kehidupan manusia ada kesenangan dan kesulitan
3. Ini menunjukkan bahwa kehidupan hakiki adalah kehidupan di dalam surga surga, kehidupan penuh kebahagiaan.
4. Kehidupan dunia tabiatnya penuh kesusahan.

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.

6. Ujian menimpa siapa saja, bahkan semakin tinggi iman seseorang semakin diuji oleh Allah Taala.
يبتلى الرجل على حسب إيمانه
7. Nabi Ya’qubmanusia paling mulia pada saat itu, beliau diuji dengan terpisahnya dengan anaknya Yusuf.
8. Nabi Ya’qub tidak mengetahui hal ghaib tetapi beliau mengetahui bahwa Nabi Yusuf ‘alaihissalam masih hidup
9. Ujian Nabi Ya’qub sangat besar terpisah dengan Nabi Yusuf, terpisah dengan Bunyamin dan Yahuda yang tidak mau pulang
10. Diambil sebuab kaidah dalam kehidupan, sesudah kesulitan pasti ada kemudahan, semakin sulit semakin kemudahan datang.
إذا ضاق الأمر استع
Artinya: Jika perkara semakin sulit maka kemudahan semakin luas.

11. Semakin seseorang diuji semakin hatinya terpaut dengan Allah

قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنفُسُكُمْ أَمْرًا فَصَبْرٌ جَمِيلٌ عَسَى اللَّهُ أَن يَأْتِيَنِي بِهِمْ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

Ya’qub berkata: “Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu. Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”

12. Dengan mengetahui kesulitan kita mengetahui rasa kesenangan
13. Dengan mengetahui rasa terpisah kita mengetahui nikmatnya bersatu

Diringkas oleh:
Saudaranya karena Allah Ahmad Zainuddin Al Banjary

Pesantren Intan Ilmu Barito Kuala, Ahad, 20 Jumadilula 1445/ 3 Desember 2023